Jumat, 22 Januari 2010

Pembangunan Sistem Pakar

• ES untuk persoalan dunia nyata
• Kebutuhan: ES berkualitas sesuai standar
SW konvensional
• SE: metodologi standar pengembangan
SW untuk komersial, industri, pemerintah
• Beda ES dan SE (consumer product):
– Efektifitas, efisiensi, dan satisfaction
– Critical application (performansi pakar)


Ukuran Kualitas ES
Input benar
output benar, output lengkap
Input beberapa kali
output konsisten
Reliable, accurate, precise
Usable and user friendly
Maintainable and enhanceable
Validated to user needs
Verified knowledge base
Tested for correctness and completeness
Cost effective
Code: reusable, understanable, portable
Explanation facility

LIHAT PDF

Penyakit THT(Telinga Hidung Tenggorokan) merupakan penyakit yang sering terjadi dimasyarakat. Sistem pakar merupakan salah satu solusi untuk mendiagnosis penyakit berdasarkan gejala yang dirasakan oleh penderita. Pada penelitian ini dibuat sebuah sistem pakar menggunakan konsep Forward Chaining, dengan menggunakan metode Certainty Factor /CF (faktor kepasian) untuk mendiagnosa penyakit THT pada manusia.


Sistem ini dapat memberikan diagnosa awal penyakit THT yang diderita oleh enderit,. dari gejala-gejala yang dirasakan oleh penderita, tanpa harus bertanya langsung ke pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CF dapat digunakan sebagai cara untuk mengatasi ketidakpastian untuk kasus diagnosa awal THT.

LIHAT PDF

Sistem pakar pada penelitian ini merupakan sistem pakar berbasis web yang enghadirkan solusi dalam mengatasi kerusakan komputer khususnya untuk perbaikan kecepatan dan kegagalan koneksi peralatan eksternal. Sistem menyediakan fasilitas troubleshooting untuk membantu user dalam mengidentifikasi permasalahan komputernya. Proses identifikasi ini dilakukan melalui interaksi tanya-jawab antara sistem dengan pemakai. Sistem juga menyediakan fasilitas edit pengetahuan yang dapat digunakan oleh Knowledge Engineer dalam melakukan perubahan data pada basis pengetahuan. Metode penelusuran solusi yang digunakan pada sistem ini adalah adalah
penelusuran runut maju (forward chainning). Aturan pada basis pengetahuan imodelkan sebagai tree dengan memanfaatkan database MySQL serta bahasa pemrograman PHP.


Pemanfaatan database untuk menyimpan basis pengetahuan dari sistem pakar akan mempermudah dalam pembuatan fasilitas penambahan pengetahuan. Dengan adanya fasilitas penambahan pengetahuan, perubahan aturan pada basis pengetahuan dan pengembangan sistem melalui akuisisi pengetahuan yang baru dapat langsung
dilakukan tanpa harus membongkar sistem yang sudah jadi. Hal ini akan memungkinkan sistem menjadi tetap up to date.

LIHAT PDF

Indonesia sebagai sebuah negara hukum sudah memiliki peraturan-peraturan hukum
pidana yaitu Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang berisi ratusan pasal
yang mengatur tentang hukum pidana di Indonesia. Masalah hukum pidana sangatlah
kompleks sehingga cukup sulit bagi orang awam untuk mengerti dan memilah pasal-
pasal yang mengatur suatu kasus tertentu. Belum lagi ditambah ketidakmengertian ten-
tang hukum menyebabkan faktor ke-bingungan bagi masyarakat awam saat terlibat dalam kasus pidana, baik sebagai tersangka maupun korban. Adapun masalah pidana yang sering terjadi di dalam masyarakat adalah tindak pidana terhadap harta kekayaan (tindak pidana materiil), seperti: pencurian, pemerasan, penggelapan, penipuan, pengrusakan dan penadahan.


Kemajuan teknologi komputer yang pesat dapat membantu kehidupan manusia bahkan di dalam bidang-bidang di luar disiplin ilmu komputer. Sistem pakar adalah merupakan salah satu cabang kecerdasan buatan yang mempelajari bagaimana meniru cara berpikir seorang pakar dalam menyele-saikan suatu permasalahan, membuat kepu-tusan maupun mengambil kesimpulan se-jumlah fakta. Kajian pokok dalam sistem pakar adalah bagaimana mentransfer penge-tahuan yang dimiliki oleh seorang pakar kedalam komputer, dan bagaimana membuat keputusan atau mengambil kesimpulan ber-
dasarkan pengetahuan itu. Dengan menyim-pan informasi dan digabungkan dengan
himpunan aturan penalaran yang memadai memungkinkan komputer memberikan ke-
simpulan atau mengambil keputusan seperti seorang pakar.

LIHAT PDF

PENAGNTAR AI

Kecerdasan
Kemampuan untuk belajar dan mengelolanya
Kemampuan untuk merenung, berfikir dan
berargumentasi
Daya reaksi atau penyesuaian yang cepat dan
tepat, baik secara fisik maupun mental, terhadap
pengalaman-pengalaman baru, membuat
pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki siap
untuk dipakai apabila dihadapkan pada fakta-
fakta atau kondisi-kondisi baru (Kamus Besar
bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka)

LIHAT PDF

KECERDASAN BUATAN

DEFINISI
Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) :
Bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat
melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik
daripada yang dilakukan manusia.
Menurut John McCarthy, 1956, AI :
Untuk mengetahui dan memodelkan proses – proses berpikir manusia dan mendesain mesin
agar dapat menirukan perilaku manusia.
Cerdas = memiliki pengetahuan + pengalaman, penalaran (bagaimana membuat keputusan &
mengambil tindakan), moral yang baik
Manusia cerdas (pandai) dalam menyelesaikan permasalahan karena manusia mempunyai pengetahuan
& pengalaman. Pengetahuan diperoleh dari belajar. Semakin banyak bekal pengetahuan yang dimiliki


tentu akan lebih mampu menyelesaikan permasalahan. Tapi bekal pengetahuan saja tidak cukup,
manusia juga diberi akal untuk melakukan penalaran,mengambil kesimpulan berdasarkan pengetahuan
& pengalaman yang dimiliki. Tanpa memiliki kemampuan untuk menalar dengan baik, manusia dengan
segudang pengalaman dan pengetahuan tidak akan dapat menyelesaikan masalah dengan baik.
Demikian juga dengan kemampuan menalar yang sangat baik,namun tanpa bekal pengetahuan dan
pengalaman yang memadai,manusia juga tidak akan bisa menyelesaikan masalah dengan baik.
Agar mesin bisa cerdas (bertindak seperti & sebaik manusia) maka harus diberi bekal pengetahuan &
mempunyai kemampuan untuk menalar.
2 bagian utama yg dibutuhkan untuk aplikasi kecerdasan buatan :
a. basis pengetahuan (knowledge base): berisi fakta-fakta, teori, pemikiran & hubungan antara satu
dengan lainnya.
b. motor inferensi (inference engine) : kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman

Lihat Pdf

;;